Top
    bdkambon@kemenag.go.id
(0911) 362488
PENYELENGGARAAN ELEARNING DIKLAT TEKNIS PENGENDALIAN KONTRAK BAGI PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN DI TENGAN PANDEMI COVID 19

PENYELENGGARAAN ELEARNING DIKLAT TEKNIS PENGENDALIAN KONTRAK BAGI PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN DI TENGAN PANDEMI COVID 19

Selasa, 10 November 2020
Kategori : Berita
75 kali dibaca

BDK Ambon, 10/11/2020. Salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan Pejabat Pembuat Komitmen maupun pelaksana pengadaan barang/jasa pemerintah dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah, khususnya dalam tugas manajemen kontrak dan untuk memperdalam kemampuan teknis Pejabat Pembuat Komitmen, memperdalam pengetahuan teoritis dan praktis terkait Manajemen Kontrak Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, BDK Ambon menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan Manajemen Kontrak,. Diklat ini berlangsung selama 6 hari kerja, sejak tanggal 10 s/d 16 Nopember 2020 secara Daring. Diklat ini diikuti 30 peserta sebagai Pejabat Pembuat Komitmen, Pejabat yang berhubungan dengan Pelaksana tugas pembuat komitmen,

Seorang Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) tidak hanya berfungsi untuk menandatangani kontrak saja, akan tetapi harus mampu mengendalikan pelaksanaan, jadwal, biaya maupun mutu dan hasil pekerjaan dengan baik. Hal ini disampaikan Ka Pusdiklat Diklat  Administrasi Dr. H. Urip Rudi Subiantoro. S.Sos.,M.Pd pada saat pembukaan kegiatan Pelatihan teknis pengendalian Kontrak bagi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Selasa (10/11) secara virtual.  Dikatakan Rudi Subiantoro, tidak jarang, kita mendapati berbagai kesalahan-kesalahan pelaksanaan proyek, diakibatkan oleh lemahnya pemahaman dalam menjalankan berbagai aspek-aspek pelaksanaan proyek sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk dalam penyusunan dan pelaksanaan kontrak. Kesalahan-kesalahan yang diakibatkan oleh kurangnya pemahaman seringkali menjadi penghambat tercapainya sasaran-sasaran pembangunan yang telah ditetapkan. Padahal, seseorang Pejabat pembuat Komitmen (PPK) tidak hanya berfungsi menandatangani kontrak saja, tetapi harus mampu mengendalikan pelaksanaan, jadwal, biaya maupun mutu dan hasil pekerjaan dengan baik.

Menurutnya, Diklat ini diharapkan mampu memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada para pengelola yang lebih mendalam kepada para pengelola khususnya PPK dalam menajamkan pengetahuan akan fungsi dan berbagai ketentuan terkait kontrak dalam pelaksanaan berbagai proses pengadaan barang/jasa. Diharapkan Para Pejabat Pembuat Komitmen mampu meminimalisir, bahkan terhindar berbagai kemungkinan kesalahan penyusunan kontrak yang bisa terjadi.

Sebelumnya, Muis Riadi, SH., M.Si selaku Kepala Balai Diklat Keadamaan Ambon dalam laporannya mengatakan maksud dan tujuan Diklat ini diadakan untuk meningkatkan pengetahuan Pejabat Pembuat Komitmen maupun pelaksana pengadaan barang/jasa pemerintah dalam tugas pelaksanaan manajemen kontrak.  Selain itu, memberikan wawasan teoritis dan filosofis tentang pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah, khususnya dalam tugas pelaksanaan manajemen kontrak, serta memperdalam kemampuan teknis praktis pejabat pembuat komitmen dan pelaksana pengadaan barang/jasa pemerintah dalam tugas manajemen kontrak. 


Sumber :

Penulis :

Editor :

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait

BERITA POPULER
BERITA TERBARU
ARSIP