Senin, 10 Desember 2018

 

 

 

BDK Ambon – 17-11-2018 – Banyak hal menarik selama perjalanan tugas ke Saparua, mulai dari menikmati indahnya pantai, sejarah perlawanan terhdap voc belanda, bertemu keluarga beda iman dan yang satu ini..

Dalam perjalanan pulang ke Ambon kami terpaksa tidak menaiki kapal ferry yang langsung bertujuan ke ambon dikarenakan tidak ada jadwal keberngkat kapal ferry pd hari itu, yg ada hanyalah ferry yg tujuan ke Pulau Seram (Wailei)..sehari sebelum berngkat kami diinfokan jika ingin menaiki ferry tujuan pulau seram kita diharuskan mendaftarkan kendaraan (mobil) yang akan dinaikkan ke ferry, rupanya ini dikarnakan ferry yg digunakan berukuran kecil dan hanya mampu mengangkut beberapa kndaraan saja, pdahal menurut pantauan kami kendaraan yg akan menyebrang cukup banyak mulai dri kendaraan berukuran kecil hingga besar.

Setelah kurang lebih 45 menit berlayar tibalah kami di Pulau Seram (Wailei) dan tampaklah pemandangan yg tidak biasanya..klo bisanya ferry menambatkan pintunya di sebuah Dermaga, namun tidak untuk di Wailei (Pulau Seram) ferry yang kami tumpangi menambatkan pintunya langsung di daratan alias pantai yg berpasir..waooow sungguh luar biasa, saya teringat film perang dunia kedua ketika tentara sekutu mendaratkan pasukannya di sebuah pulau di jepang..hehehe.

Saya cukup dikagetkan dengan pemandangn ini..di tengah gencarnya pembangunan infrastruktur oleh pemerintah masih ada pemandangan seperti ini..
Pulau Saparua terdiri dari dua kecamatan dan merupakan wilayah dari Maluku Tengah, salah satu pintu masuk ke Ibu Kota Maluku Tengah (Masohi) dari pulau saparua adalah melalui Wailei (pulau seram) yang sayangnya tidak memiliki dermaga ferry..padahal menurut pantauan kami jumlah penumpang, barang dan kendaraan yg menggunakan jasa penyebrangan ini cukup banyak..
Sedikt informasi yg kami dpatkan dri warga sekitar, ktanya pembangunan dermaga sudah lama direncanakan namun masih tekndala masalah lahan..
Inilah sdikt dari banyak cerita menarik dari perjalanan kami..
Pemerintah Maluku Tengah dan Provinsi mohon dapat memperhatikan kondisi ini..
"Tidak ada masalah yg tidak dapat diselesaikan kecuali kita berpaling"