Top
    bdkambon@kemenag.go.id
(0911) 362488
Kakanwil Maluku Utara Buka Rapat Koordinasi Kediklatan  Balai Diklat Keagamaan Ambon Tahun 2020

Kakanwil Maluku Utara Buka Rapat Koordinasi Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Ambon Tahun 2020

Jumat, 7 Februari 2020
Kategori : Berita
14 kali dibaca

7–02–2020, Tema yang diusung pada rapat koordinasi kediklatan Balai Diklat Keagamaan Ambon yakni “Diklat Profesionalitas, Berintegritas dan Kompetitif” merupakan moto dari BDK Ambon yang mampu melaksanakan pendidikan dan pelatihan yang profesional yang berbasis analisis kebutuhan serta diklat juga mengedepankan asas transparansi dan diklat juga mampu bersaing pada era milenia yang menuntut seluruh aparatur mampu mengelola teknologi yang menjadi media dalam dunia pendidikan.

Bertempat di Hotel Natsepa  dikawasan wisata pantai natsepa yang berada di Kabupaten Maluku Tengah yang merupakan salah satu Kabupaten tertua di Provinsi Maluku. Tarian Lenso dan Totobuang menjadi tarian penyambutan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Maluku Utara yang akan memberikan arahan dan membuka rapat koordinasi kediklatan BDK Ambon. Tarian Lenso yang dipadukan dengan tarian totobuang menggambarkan ikatan persaudaraan antara kedua Provinsi yakni Maluku dan Maluku Utara serta tradisi dan budaya dari keduanya.

 

Tari Lenso dan Totobuang menjadi tarian penyambutan Kepala Kantor 

Wilayah Kementerian Agama Prov. Maluku dan Maluku Utara

 

Jumlah peserta yang menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi ini berjumlah 80 orang yang seluruhnya berasal dari para pejabat eselon III, IV, serta admin simdiklat pada

Kementerian Agama Provinsi Maluku dan Maluku Utara yang terdiri dari para Kepala Kantor kementerian Agama kabupaten/kota Maluku dan Maluku Utara.

Upacara  pembukaan Rakor dilaksanakan pada hari Jumat, 7 Februari 2010 pada pukul 08.00 WIT diawali dengan pembacaan kalam Ilahi yang dibacakan oleh Asdar Saputra, yang merupakan salah satu juara pada ajang lomba MTQ tingkat Provinsi Maluku pada tahun 2019 lalu kemudian dilanjutkan dengan penyampaian laporan Kepala Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Ambon, bapak Muis Riadi, SH, M.Si. Dalam laporannya Kepala BDK Ambon menyampaikan maksud dan tujuan dilaksanakan rapat koordinasi yaitu evaluasi kediklatan tahun 2019 dan menetapkan program tahun 2020 serta menyusun program tahun 2021 dan juga Rakor bertujuan untuk penyamaan persepsi serta silaturahmi sehingga BDK Ambon mampu mewujudkan Diklat Profesional, berintegritas dan kompetitif yang merupakan motto dari BDK Ambon, selain itu Kepala BDK Ambon juga menyampaikan laporannya bahwa BDK Ambon di tahun 2019 memperoleh beberapa penghargaan antara lain memperoleh predikat Akreditasi B untuk Diklat Tenaga Admnistrasi, Penghargaan Sarana dan Prasarana Diklat terbaik serta beberapa prestasi lainnya yang semuanya itu diperoleh berkat kerja keras dari pimpinan terdahulu dan seluruh pegawai BDK Ambon, pada kesempatan itu juga Kepala balai menyampaikan terimah kasih dan apresiasi kepada pimpinan sebelumnya bapak Dr. H. Abdul Kahar, M.Pd.I yang telah banyak memberikan ide-ide perubahan serta inovasi sehingga BDK Ambon mampu memperoleh sejumlah prestasi ditahun 2019.

Setelah pembacaan laporan kepala BDK Ambon dilanjutkan dengan sambutan oleh Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku. Selanjutnya Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara memberikan arahan sekaligus membuka rapat koordinasi Kediklatan BDK Ambon secara resmi.

Dalam  arahannya Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara mengatakan bahwa yang Rapat koordinasi yang silselenggarakan ini mampu menumbuhkan ukhuwah dan menjalin silaturahmi yang sudah terbangun selama ini antara kedua Provinsi yakni Maluku dan Maluku Utara, selain itu rapat koordinasi juga mampu menyamakan persepsi antara BDK Ambon dan seluruh stakeholder yang meruapakan wilayah kerja BDK Ambon sehingga dapat melahirkan program-program Diklat yang berbasis pada kebutuhan. Beliau juga mengatakan bahwa dalam 10 tahun terakhir Pendidikan dan Pelatihan mengalami kemajuan yang sangat pesat baik dari aspek kurikulum, media serta sarana prasarana kediklatan sehingga melahirkan Aparatur Negara yang berkompeten dan mampu mengikuti perekembangan zaman, Balai Diklat juga merupakan dapur bagi ASN Kementerian Agama seluruh Indonesia.

Beliau juga menyampaikan beberapa harapan kepala BDK Ambon agar mampu meningkatkan kualitas kediklatan dengan berbasis kebutuhan Diklat, selain harapan beliau juga menyampaikan terimah kasih dan apresiasi kepada bapak Dr. H. Abdul Kahar, M.Pd.I dan Bapak Muis Riadi, SH, M.Si, atas kerja keras dan dedikasi yang diberikan kepada Balai Diklat dan Kementerian Agama sehingga seluruh program Diklat utk kementerian Agama Provinsi Maluku dan Maluku Utara dapat diselesaikan dengan baik sesuai harapan bersama.

Ada beberapa faktor yang menjadi penekanan Kakanwil Kemenag Maluku Utara bahwa kegiatan ini penting untuk diselenggarakan antara lain :

  1. Ingin menjaring kegiatan unggulan/prioritas, sehingga kegiatan Diklat yang dilaksanakan nantinya benar-benar menjadi kebutuhan stakeholder. Ini menjadi penting karena juga dapat melengkapi kebutuhan ASN terkait peningkatan kompetensi, sehingga diharapkan para ASN yang telah mengikuti kegiatan kediklatan dapat mengimplementasikan ilmunya dalam berkinerja.
  2. Sinergitas kediklatan baik dalam fungsi agama dan fungsi pendidikan. Sinergitas sangat perlu ditingkatkan antara Balai Diklat dan seluruh stakeholder dalam rangka mendorong peningkatan kualitas dari para ASN diwilayah kerja Balai Diklat.
  3. Forum penyatuan visi dan misi Kementerian Agama. Penyatuan visi dan misi sangatlah penting dalam pengembangan dunia pendidikan dan keagamaan karena dalam penentuan Diklat serta mata Diklat harus disesuaikan dengan kebutuhan pendidikan dan keagamaan di wilayah-wilayah yang berada dalam wilayah kerja Balai Diklat Keagamaan Ambon. standarisasi peserta Diklat juga harus dilakukan agar target dari Diklat itu sendiri dapat tercapai serta kegiatan Diklat yang dilaksanakan benar-benar menjadi bermakna kepada penyelenggara dan peserta Diklat, disamping itu juga perlu memperhatikan para Widyaiswara yang nantinya menjadi fasilitator kepada peserta Diklat. Oleh sebab itu kompetensi dari para Widyaiswara harus benar-benar menjadi perhatian karena Widyaiswara selain menjadi transformator ilmu juga sebagai fasilitator.

Diakhir acara upacara Pembukaan Rapat Koordinasi Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Ambon untuk seluruh wilayah kerja, BDK Ambon menyajikan sebuah video tutorial yang menggambarkan seluruh kegiatan BDK Ambon pada tahun 2019.


Sumber :

Penulis : Def

Editor :

Berita Terkait

BERITA POPULER
BERITA TERBARU
ARSIP