Top
    bdkambon@kemenag.go.id
(0911) 362488

Diklat di Wilayah Kerja Revolusi Mental Kementerian Agama Kab. Kepulauan Sula Maluku Utara Tahun 2019

Rabu, 4 Desember 2019
Kategori : Berita
14 kali dibaca

Rabu,4-12-2019 – Diklat Revolusi Mental adalah salah satu program pemerintah yang mampu memberikan perubahan yang fundamental kepada para Aparatur Sipil Negara, perubahan ini dilakukan melalui revolusi mental bagi ASN yakni perubahan cepat yang dapat diharapkan mendorong terciptanya pola piker dan budaya kerja aparatur yang positif, sehingga akan menciptakan birokrasi yang bersih dan akuntabel, efektif dan efisien, serta mampu memberikan pelayan public yang berkualitas.

Dalam rangka melaksanakan program pemerintah ini maka Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Republik Indonesia melalu Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Administrasi Kementerian Agama Republik Indonesia membuat kurikulum dan silabus Revolusi mental bagi Aparatur Sipil Negara. Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Ambon melakukan realisasi terhadap program pemerintah tersebut dengan menyelenggarakan Diklat Di Wilayah Kerja  Revolusi Mental bagi Aparatus Sipil Negaradi lingkungan Kementerian Agama Kab. Kep. Sula Maluku Utara.

Pelaksanaan kegiatan DDWK ini berlangsung selama 6 (enam) hari terhitung mulai tanggal 4 sampai dengan 9 Desember 2019 yang berlangsung  di sekolah MTs. Negeri 1 Sanana Kab. Kepulauan Sula, dengan jumlah peserta sebanyak 33 orang yang terdiri dari para Aparatur Sipil Negara yang berada di wilayah Kab. Kepulauan Sula Maluku Utara.

 

Widyaiswara dan narasumber untuk kegiatan yang berlangsung selama 6 hari berasal dari Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Ambon yakni Dr. H. Abdul Kahar, M.Pd.I dan La Edy, SE, MM, serta pejabat dilingkungan Kementerian Agama Kab. Kepulauan Sula dan pejabat dari Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Ambon.

Pelaksanaan upacara pembukaan DDWK Revolusi Mental dilaksanakan pada hari rabu, 11 Desember 2019 yang bertempat di sekolah MTs. Negeri 1 Sanana Kab. Kepulauan Sula dan dihadiri oleh para pejabat serta pegawai dan peserta Diklat dan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kepulauan Sula.

Dalam arahannya Kepala Kantor Kementerian Agama bapak  Saiful Djafar Arfa menegaskan kepada seluruh peserta agar manfaatkan kesempatan dan peluang yang telah diperoleh dengan benar-benar serius mengikuti kegiatan pembelajaran yang disampaikan oleh para narasumber, karena siklus utk memperoleh kesempetan dan peluang mengikuti diklat telah diatur dalam aplikasi Simdiklat yang merupakan salah satu inovasi yang dimiliki oleh Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI sehingga siklus waktu untuk berkesempatan mengikuti diklat tidaklah cepat seperti yang kita bayangkan.

Beliau juga dalam kesempatan itu menyampaikan kepada seluruh peserta dan ASN Kementerian Agama Kab. Kepulauan Sula untuk bersama-sama memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kepala Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Ambon dan seluruh pegawainya karena telah memilih Kab. Kepulauan Sula sebagai tempat pelaksanaan progran Diklat Di Wilayah Kerja Revolusi Mental.

Kepala kantor juga mengharapkan agar program kegiatan seperti ini trus-menerus  dilaksanakan sehingga dapat memberikan pendidikan dan pelatihan kepada para Aparatur Sipil Negara yang berada di Kab. Kepulauan Sula, karena masih banyak aparatur sipil negara yang belum berkesempatan mengikuti kegiatan pendidikan dan pelatihan khususnya Pendidikan dan Pelatihan Revolusi Mental yang merupakan program pemerintah.

Beliau juga menyampaikan harapan kepada seluruh ASN Kementerian Agama Kab. Kepulauan Sula agar mampu merealisasikan 5 budaya kerja Kementerian Agama, yakni seluruh ASN harus berintegritas yang baik, seluruh ASN harus profesional dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabx sebagai aparatur negara, seluruh ASN harus mampu berinovasi sehingga dapat memberikan perubahan yang lebih baik, seluruh ASN harus mengedepankan rasa tanggung jawab terhadap pekerjaan dan institusi, dan seluruh ASN harus mampu memberikan teladan yang baik sehingga masyarakat dapat meneladani hal-hal yang baik dari seorang ASN.

Dengan pelaksanaan pendidkan dan pelatihan ini diharapkan para apparatus sipil Negara mampu melakukan perubahan yang cepat terhadap mental dari para Aparatur Sipil Negara sehingga mampu memberikan pelayanan serta kinerja yang tinggi agar Kementerian Agama akan lebih maju dan berkembang serta dapat bersaing dengan kementerian lain dalam upaya melakukan perubahan serta mampu memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat.


Sumber :

Penulis :

Editor :

Berita Terkait

BERITA POPULER
BERITA TERBARU
ARSIP