Senin, 22 Januari 2018

11-12-2017 – bdkambon – Perkembangan peradaban suatu bangsa jugasangatlah ditentukan oleh kemajuan pendidikan yang mana didalamnya terdapat beberapa unsur penting yakni tenaga kependidikan serta lembaga pendidikan itu sendiri.

Balai Diklat Keagamaan Ambon yang merupakan lembaga pendidikan yang berfungsi memberikan pendidikan dan pelatihan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) / Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Kementerian Agama Republik Indonesia khususnya Kementerian Agama Provinsi Maluku melaksanakan program Diklat Revolusi Mental bagi tenaga kependidikan berbasis agama menuju Indonesia berkepribadian dengan tujuan dan sasarannya adalah sebagai berikut : untuk mengaktualisasikan nilai-nilai revolusi mental berbasis agama bagi tenaga kependidikan berbasis agama menuju Indonesia berkepribadian, serta sasaran dari pelaksanaan kegiatan ini adalah terlatihnya Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Kementerian Agama dalam menerapkan nilai-nilai revolusi mental berbasis agama menuju Indonesia berkepribadian.

Penyelenggaraan Diklat Revolusi Mental bagi Tenaga Kependidikan Berbasis Agama Menuju Indonesia Berkepribadian ini didasari dengan dasar hukum antara lain:

1.      Undang-Undang No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara;

2.      PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil;

3.      PMA Nomor 75 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Pendidkan dan Pelatihan Pegawai pada Kementerian Agama;

4.      Perpres No. 2/2015 tentang RPJMN 2015 dalam pasal 1- 6.8 Revolusi Karakter bangsa dan dalam pasal II-Bab I Lintas Bidang Revolusi Mental;

5.      Keputusan Kepala Balai Diklat Keagamaan Ambon  Nomor 108 dan 109 Tahun 2017 tentang panitia pelaksana, pengajar dan peserta DDWK Revolusi Mental bagi Tenaga Kependidikan berbasis Agama Menuju Indonesia Berkepribadian Angkatan I dan II Kementerian Agama Kab. Maluku Tengah Tahun 2017.

DDWK Revolusi Mental bagi Tenaga Kependidikan berbasis Agama Menuju Indonesia Berkepribadian Angkatan I dan II Kementerian Agama Kab. Maluku Tengah Tahun 2017 akan dilaksanakan terhitung mulai tanggal 11 sampai dengan 15 Desember 2017.

Dalam pelaksanaan upacara pembukaan DDWK Revolusi Mental bagi Tenaga Kependidikan berbasis Agama Menuju Indonesia Berkepribadian Angkatan I dan II Kementerian Agama Kab. Maluku Tengah Tahun 2017 bapak Kepala Balai Diklat Keagamaan Ambon bapak DR. Abdul Kahar, M.Pd.I menyampaikan laporan Kepala Balai  yang diwakili oleh Ketua Panitia Angkatan I bapak R. Def Mochtar Hasanusi, SE, M.Si disamping itu juga Kepala Kantor Kementerian Agama kab. Maluku Tengah bapak Drs. Japri Kabalmay juga memberikan arahan pembukaan pada acara upacara pembukaan DDWK tersebut.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Maluku Tengah dalam arahannya menyampaikan kepada seluruh ASN Kementerian Agama Kab, Maluku Tengah agar

Dapat meningkatkan kompetensi yang dimiliki oleh masing-masing ASN karena perkembangan jaman yang lebih modern ini membutuhkan kualitas serta kompetensi ASN yang lebih baik serta memadai. Lima Budaya Kerja Kementerian Agama harus menjadi pegangan bagi setiap ASN dalam berkarya serta melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Aparatur Sipil Negara.

Beliau juga menghimbau kepada seluruh peserta Diklat agar lebih memfokuskan perhatiannya kepada pembelajaran yang disampaikan oleh para Widyaiswara serta juga melakukan kerjasama yang baik dengan para Widyaiswara dan Panitia agar terjalin komunikasi yang baik sehingga pelaksanaan Diklat dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan apa yang diharapkan oleh semua pihak. Kepala Kantor juga mengaharapkan  kepada seluruh peserta agar setelah selesai menerima seluruh materi pada kegiatan Diklat revolusi Mental ini agar dapat mengimplementasikan nilai-nilai revolusi mental dalam melaksanakan tugas pada satuan kerja masing-masing.

Bapak Kepala Kantor juga memberikan apresiasi serta penghargaan yang setinggi-tingginya    kepada    Bapak    Kepala   Balai   Diklat    Keagamaan   Ambon  bapak.Dr. Abdul Kahar, M.Pd.I beserta seluruh pegawainya karena telah memprogramkan kegiatan seperti ini pada Kementerian Agama Kab. Maluku Tengah karena kegiatan revolusi mental ini sangatlah baik dan akan membawa dampak positif bagi ASN Kementerian Agama Kab. Maluku Tengah dalam berkinerja melaksanakan seluruh aktifitas perkantoran pada satuan-satuan kerja masing-masing. Untuk itu beliau mengharapkan kepada Kepala Balai Diklat Keagamaan Ambon agar dapat memprogramkan kegiatan-kegiatan seperti ini di tahun-tahun yang akan datang.